Wednesday, September 2, 2015

7 Upaya Menggalakkan Perekonomian Kita

Telah sama kita ketahui bahwa dewasa ini negara kita menghadapi penurunan pertumbuhan perekonomian yang tercermin dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar, daya beli menurun dan kesulitan demi kesulitan yang dihadapi para pengusaha pelaku ekonomi dan ancaman adanya PHK bagi karyawan swasta dan bumn.
Entah kenapa saya jadi latah juga untuk ikut menulis tentang ekonmi dan rupiah kita yang lagi lemes dan lesu darah. Menurut hemat saya sudah seharusnya kita bangsa Indonesia dan seluruh elemen masyarakat segera menyingsingkan lengan baju bekerja bersama dengan sungguh dan semaksimal mungkin untuk menghadapi dan mengatasi hal ini agar kita bisa keluar dan tetap eksis dimuka bumi ini.
Banyak hal yang dapat dilakukan oleh berbagai pihak. Tentunya yang jadi motornya adalah pemerintah dengan serangkaian kebijakan moneter dan perekonomiannnya dan didukung sepenuhnya oleh dunia usaha dan setiap elemen masyarakat.
Menurut hemat saya beberapa hal yang harus dijaga dan dilakukan adalah:
  1. Menjaga stabilitas keamanan, dengan keadaan ekonomi yang susah disertai daya beli yang menurun maka setiap orang akan kesulitan untuk mendapatkan penghasilan, dan ini akan mendorong maraknya penipuan dan ragam modus kejahatan, baik yang langsung bersinggungan dengan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penipuan dan investasi bodong. Ditambah lagi dengan kejahatan dan penipuan yang dilakukan oleh para pejabat , pelaku ekonomi dengan berbagai kecurangan dan praktek korupsi dan manipulasi. Untuk hal ini maka aparat penegak hukum seperti Polri, TNI dan KPK serta aparat penegak hukum lainnya harus bertindak tegas dan bersinergi untuk mengatasi hal ini dan menjamin rasa aman bagi masyarakat individu, pelaku ekonomi dan calon investor. Termasuk juga cyber crime penipuan online juga harus dapat dibasmi dan ditekan serendah mungkin. Sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dirumah, dijalanan, ditempat ibadah, ditempat kerja dan berbelanja baik dipasar tradisional, mall dan online shop.
  2. Cintailah dan gunakan produk dalam negeri, iloveindoDalam hal ini pemerintah dapat mengeluarkan serangkaian kebijakan dengan mendorong dan mewajibkan para pengusaha dan pelaku ekonomi untuk lebih banyak mengunggunakn produk dan bahan baku lokal. Istilah kerennya Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) semakin tinggi, misalnya kalau dulu hanya sedikit kurang dari 50% , saat ini coba ditingkatkan jadi diatas 50%. Tentunya hasil atau kwlitasnya sedikit menurun akan tetapi dengan semangat untuk memakai produk lokal dalam negeri,hal ini dapat dimaklumi oleh masyarkat luas tentunya. Inilah kesempatan emas bagi produsen lokal untuk berbicara dan meningkatkan peranannya dengan meningkatkan produksi dan kwalitas barangnya agar dapat mensubsitusi barang atau komponen impor. Kurangilah berbagai produk impor dan cari serta dorong / munculkan alternatifnya didalam negeri. Perlu dicetuskan Gerakan Aku Suka Buatan Indonesia, dan disosialisaikan diberbagi media cetak offline dan online serta media sosial, blog, twitter, Youtube dan Facebook. Berbagai insentif perpajakan dan perizinanyang harus dikeluarkan oleh pemerintah untuk menggalakkan pemakaian produk dalam negeri dan mendorong pelaku ekonomi/produsen lokal adalah, kemudahan perijinan, segala ijin untuk berusaha harus disederhanakan dan dipermudah jangan dipersulit. Juga kebijakan atau insentif perpajakan bagi produsen lokal. Tentunya ada penurunan target pajak, tapi hal ini nantinya akan terbayarkan dengan semakin dinamisnya perekonomian dalam negeri dan akhirnya juga akan toh akan meningkatkan penerimaan pajak.
  3. Menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, untuk menjaga stabilitas harga tentunya dengan menjaga tersedianya kebutuhan pokok yang cukup dipasar dan dengan harga yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Selain operasi pasar, yang harus dilakukan pemerintah dalam hal ini adalah menjaga stabilatas komponen pemicu kenaikan harga kebutuhan pokok, yaitu BBM, Listrik dan Gas serta Air Bersih. Keempat komponen ini harus diusahakan dan diwajibkan tidak naik mulai dari sekarang dan minimal untuk dua tahun mendatang , sampai perekonomian kita Indonesia membaik. Kalau bisa pemerintah mengeluarkan janji dan statemennya untuk tidak menaikkan harga keempat komponen pokok ini, sehingga menjamin rasa aman dan kepastian bagi masyarakat luas dan pelaku ekonomi.
  4. Menjaga stabilitas dan ketahanan ekonomi dan monoter, dalam kondisi saat ini impor barang akan semakin mahal dan selektif tentunya. Hanya barang tertentu saja yang harus diimpor dan sedapat mungkin dicarikan subsitusinya didalam negeri. Yang harus digalakkan dan ditingkatkan adalah ekspor baik secara kwantitas dan kwalitas. Berbagai kebijakan dapat dilakukan dengan mempermudah produsedur dan perijinan untuk ekspor barang. Produk lokal kita, barang yang tadinya hanya dipasarkan secara lokal sekarang didorong agar dapat dengan mudah dipasarkan diluar negeri tanpa kesulitan berarti. Salah satunya adalah dengan insentif ekspor dan mendorong pengusaha untuk memanfaatkan Toko Online untuk media promosi dan marketing ke manca negara, tanpa batasan wilayah dan waktu online 24/7, on terus 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Bank Indonesia (apa kabar Mas Agus) dapat melakukan serangkaian kebijakan moneter bisa dalam bentuk kebijakan suku bunga, makro prudential dan lain sebagainya. Disamping itu menurut saya perlu dipertimbangkan hal berikut:
    1. Penggunaan kebijakan kurs fixed rate seperti yang pernah dijalakan di Malaysia beberapa tahun yang lalu dan ternyata Malayasia berhasil mengatasi dan keluar dari krisis ekonomi saat itu dengan kebijakan fixed rate ini.
    2. Kemungkinan penggunaan mata uang yang tahan terhadap krisis yaitu Dinar dan Dirham sebagaimana disarankan oleh teman2 dari HTI.
    3. Langkah kecil lainya untuk mensuport perkonomian adalah dengan mengeluarkan kebijakan agar Hari Sabtu BI tetap mengadakan kliring dan dengan sendirinya mewajibkan bank swasta dan asing untuk buka dihari Sabtu. Karena menurut pengamatan saya, hari Sabtu adalah hari libur beserta hari Minggu merupakan hari yang paling ramai volume perdagangannya di Glodok dan pusat perbelanjaan lainnya. Hari sabtu dan hari libur inilah masyarakat pergi berbelanja ke glodok dan mall serta pasar lainnya sehingga volume perdagangan pada hari Sabtu dan Minggu relatuf lebih banyak dibanding hari lainnya. Unutk itu perlu dukungan dari perbankan untuk kemudahan urusan lalu lintas uang dan transaksi . Para pengusaha dan masyarakat dapat menguangkan cek, transfer uang dan segala ururusan perbankan dengan aman dan nyaman. Tentunya bila dunia perbankan buka pada hari sabtu dan BI ada kliring dihari Sabtu hal ini sangat sangat membantu. Dengan kata lain memperlancar kegiatan perkonomian secara mikro dan makro.
  5. Para pakar ekonomi baik pelaku usaha dan akademisi harap bersatu padu, Semboyan dari Pak SBY bersama kita bisa menurut saya sangat tepat saat ini bagi para pelaku ekonomi dan akademisi harus proaktif untuk bersama sama memikirkan dan mengajukan ide bagaimana sebaiknya langkah langkah yang harus ditempuh agar perekonomian Indonesia dapat tumbuh dengan stabil dan dapat keluar dari krisis ekonomi sekarang ini, roda perkeonomian dalam negeri khususnya dapat lebih bergairah. Tentunya perlu ada kajian dan studi atau riset yang harus segera dilakukan secara simultan dan komprehensif untuk mengatasi dan mencari jalan keluar yang terbaik . Lembaga survey dan kajian ekonomi harus bergerak aktif unutk menyikapi hal ini dengan dimotori oleh Menko Perkonomian dan Menteri Riset dan Teknologi.
  6. Mendorong dan mempermudah Sektor Penyumbang Devisa, menurut hemat saya sektor poko penyumbang devisa adalah sektor pertambangan khususnya Migas dan Pariwisata. Untuk sektor Migas harus segera dikeluarkan insentif untuk mendorong produksi  lebih meninggkat dan kemudahan dalam ekplorasi. kalu tidak salah untuk bisa melakukan ekplorasi haru dengan lebih dari 13 macam ijin harus dipenuhi dan untuk mengurus semua ini harus makan tenaga, uang dan waktu hampir 6 bulan lebih baru selesai dan spud in dapat dilalukan. Untuk itu perlu segera dilakukan regulasi dan pembenahan agar perusahan perminyakan , kontraktor Migas kalu perlu tidak perlu dispusingkan dengan segala macam ijin ini itu merak hanya fokus untuk cari dan temukan minyak hingga produksi bisa naik dan devisa bertambah. Saya jamin teman2 yang bekerja dibidang Migas akan sangat senang bila semua masalah perijinan yang dikeluarkan oleh pemerintah dapat diurus oleh satu badan atau dinas tertentu saja misalnya Dinas dalam negeri, sebingga kontraktor migas tidak perlu repot dan tetap fokus dalam bekerja untuk menemukan minyak dan gas yang sebanyak banyaknya untuk bisa menghasilkan devisa dan menyejahterakan bangsa Indonesia. Dengan nilai tukar rupiah yang melemah maka sektor pariwaisata luar negeri jadi tidak menarik, maka ini saatnya bagi pelaku wisata domestik untuk berbenah diri dan unjuk gigi bahwa tujuan wisata dalam negeri juga tidak kalah menarik dan menjanjikan. Saya sangat mendukung rencana teman2 dari Tiens yang akan mengadakan acara Anniversary ke 21 mereka di Bali, Indonesia. Ayo, siapa menyusul.
  7.  Jangan lupa Tuhan dan Selalu Berdoa. Dalam setiap gerak langkah dan upaya tentunya kita harus selalu ingat dan percaya bahwa ada campur tangan Tuhan. Oleh karena itu kita harus banyak berdoa, mohon ampun atas dosa2 kita,  mohon rahmat dan karunia dari Alalh Yang maha Esa agar semua kesulitan yang kita hadapi saat ini dapat kita lalui dan diberikan jalan keluar yang terbaik agar bangsa kita Indonesia dapat bangkit dan perkeonomian segera membaik rakyatpun jadi makmur dan sejahtera. Kita tentu ingat janji Allah dalam surat Al ‘Araf 96, “Kalau saja penduduk negeri itu (Indonesia) beriman dan bertakwa, pasti Kami bukakan untuk mereka keberkahan dari langit dan bumi.wisatamigasdoa
Demikian kiranya harapan dan ide dari saya, mudah mudahan dapat menjadi bahan pertimbangan dan pemikiran untuk Indonesia yang lebih baik, dinamis dan sejahtera. Salam.

Saturday, May 30, 2015

Marhaban Ya... Ramadhan

banner ramadhan 1436 h

Sebentar lagi ramadhan 1436 H akan datang menyapa kita, sudahkah kita bersiap untuk menyambutnya, bulan ramadhan , bulan ampunan, bulan yang penuh berkah.
Berikut kami sajikan resume ceramah menyambut Ramadhan beberapa tahun yang lalu di Masjid Miftahul Jannah, KMT Sorong.
Resume Ceramah Menyambut Ramadhan
oleh : Drs. K.H. Bali Pranowo MBA
Ada 3 ( tiga ) hal pokok yang harus dipersiapkan / dilakukan untuk menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan.

1. At Takhalli; yakni mengosongkan diri dari semua perbuatan maksiat. Hal ini sejogyanya dilakukan mulai dari sekarang , bulan Sya’ban. Menurut Nabi SAW ada 2 cara yang dapat dilakukan untuk hal ini:
1.1. Berdoa menyambut Bulan Suci Ramadhan, biasanya dilakukan pada bulan Sya’ban : Ya Allah sampaikankan usia hambaMu ini pada bulan Sya’ban dan bulan Ramdhan, Allahumma bariklana fi Sya’ban wa baligna Ramadhan birahmatika ya arhamarrahimin….
1.2. Silaturrahim, sebelum memasuki bulan Ramadhan sangat diajurkan saling memaafkan antara suami dengan isteri dan anak2, dengan sesama teman dan handai tolan.. Bagusnya suami minta maaf lebih dulu terhadap isteri.
Kedatangan bulan Ramadhan yang penuh berkah ini hendaknya disambut dengan muka yang jernih, hati yang senang dan gembira. Berikut petikan sebagian khotbah Nabi SAW menyambut Ramadhan yg diriwayatkan Imam Ali RA:
“Wahai manusia, sungguh telah datang kepada kalian bulan Allah yang membawa berkah, rahmat, dan maghfirah, bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama, malam-malam di bulan Ramadan adalah malam-malam yang paling utama, jam demi jamnya adalah jam yang paling utama. “Inilah bulan yang ketika engkau diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Pada bulan ini napasmu menjadi tasbih, tidurmu menjadi ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah, Rab-mu dengan hati yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan saum dan membaca kitab-Nya. Sungguh celakalah orang yang tidak mendapatkan ampunan Allah pada bulan yang agung ini.

2. At Tahalli; yakni mengisi bulan Ramadhan dengan segala macam amaliyah kebaikan. Menyiapkan program untuk memanfaatkan semaksimal mungkin bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah ini. Ada 10 tips dalam mengisi bulan Ramadahan ini:
2.1. Niat, jangan lupa berniat sebelum berpuasa baik dilapalkan atau dalam hati saja, yang penting disengaja dengan hati. Niat sebaiknya dilakukan setiap malam, bisa ba’da Taraweh maupun sebelum makan sahur.
2.2. Sahur, diusahakan selalu makan sahur. Dari Anas bin Malik r.a. ia berkata:
“Telah bersabda Rasulullah SAW.,’Sahurlah kalian, maka sesungguhnya dalam sahur itu ada berkahnya’”(HR Bukhari, Muslim dari Anas bin Malik r.a.).
Dianjurkan untuk mengakhirkan makan sahur, jangan makan sahur setelah taraweh karena takut ketiduran. Saat imsak masih boleh sahur sampai waktu subuh masuk. Prof. Yusuf Qodarawi mengatakan bahwa salah satu hal yang salah dalam tata cara berpuasa di Indonesia adalah adanya penetapan waktu imsak, dimana setelah masuk imsak, tidak boleh makan dan minum lagi. Padahal Nabi SAW pada waktu imsak (10 menit sebelum subuh) masih asik makan sahur, beliau baru berhenti makan dan minum setelah terdengan azan waktu subuh.
2.3. Ta’jilul Iftar, menyegerakan berbuka bila sudah masuk waktu magrib. Berbuka puasa hendaknya dengan makanan yang halal dan baik. Tidak bisa buka puasa dengan ngomong jorok. Nabi SAW berbuka puasa dengan seteguk air sebelumnya membaca Bismillahirrahmanirrahiim kemudian makan satu s/d 3 biji korma., sesudah itu baru membaca doa berbuka puasa: Allahumma laka sumtu wabika amanta waala rizqika aftartu birahmatika ya arhamar rahiimin. Jadi bukan berdoa dulu baru berbuka puasa.
2.4. Sholat Taraweh, tidak perlu diributkan apakah mau sebelas atau 21 rakaat, yang penting dilakukan sesuai dengan yang dicontohkan Nabi SAW. Shollu kama roaitumu ni usholli, Sholatlah engkau sebagaimana engkau lihat aku Sholat. Sholat Nabi SAW bagus, bacaan ayatnya jelas, paki tumakninah, tidak terburu/tergesa2.
2.5. Baca AlQuran, pada bulan Ramadhan segala amal ibadah dilipat gandakan balasannya oleh Allah. Membaca Al Quran 1 huruf saja akan mendapat 100 pahala kebaikan. Bisa dibayangkan jumlah pahalanya bila dibaca satu ayat, satu surah, satu juz maupun tamat 30 juz. Bacalah dimana ada kesempatan baik sendiri maupun bersama dirumah di masjid, ditempat kerja atau usaha.
2.6. Istiqfar, banyak2lah membaca istiqfar Astagfirullahalaziim disetiap waktu. Ada dua fadilah yang akan diperoleh oleh orang yang selalu beristiqfar: yaitu diampuni dosanya2nya dan akan diberi oleh Allah rezki yang tidak disangka2 sumbernya.
2.7. Infaq dan Sadaqah, banyak2lah berinfaq dan sadakah selama bulan suci Ramadhan karena seperti disebutkan dimuka pahalanya berlipat ganda. Tidak hanya dengan harta benda bisa juga dengan melakukan sesuatu untuk kemaslahatan umum ataupun senyum pada saudara kita atau keluarga dirumah sudah bernilai sedekah.
2.8. Berdoa, banyak2lah berdoa dibulan Ramadhan karena merupakan waktu yang paling utama untuk berdoa dan minta ampun serta tobat atas segala dosa dan kekhilafan. Juga karena Nabi SAW pernah Bersabda : Allah akan mengijabah doa orang yang berpuasa sampai dia berbuka. Nabi SAW selama Bulana Ramadhan selalu membaca doa : Ya.. Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, maka maafkankanlah daku. Disamping itu pada surat AlBaqarah tentang perintah berpuasa terselip diantaranya perintah untuk berdoa. Ayat puasa AlBaqarah183, 184, 185: ayat 186 perintah berdoa: ayat 187 tentang puasa kembali. Hal ini mengisyaratkan bahwa ada kaitan yang erat antara ibadah puasa dengan doa. Jadi jangan tinggalkan berdoa.
2.9. I’tikaf di Masjid, Biasanya dilakukan pada 10 hari terakhir Ramadhan, yakni berdiam diri, hanya mefokuskan diri untuk beramal, berbuat kebajikan, mengkaji ilmu agama di Masjid, tidak pulang kerumah. Orang perempuan juga boleh I’tikaf di Masjid tapi harus tempatnya terpisah dengan laki2. Dalam I’tikaf ini terkandung maksud untuk mengintai datangnya Lailatul Qodar, dimana pada saat itu amal kta akan dibalas dengan balasan lebih baik dari seribu bulan atau lebih kurang 86 tahun. Sungguh luar biasa, umur kita belum tentu atau jarang sekali yg bisa mencapai usia 86 tahun. Kunci untuk mendapatkan Lailatul Qodar adalah kesolehan kita dan orang yang mendapat kannya bisa terlihat setelah Ramadhan berlalu orangnya berubah jauh lebih baik dari sebelumnya.
2.10.Umroh, Nabi SAW pernah bersabda bahwa: Barangsiapa yang melaksanakan Umroh di bulan Ramadhan sama pahalanya dengan haji atau melaksanakan haji bersamaku. Apalagi bila dibarengi dengan I’tikaf di Masjidil Haram, sungguh2 luar biasa pahala dan ganjarannya.

3. At Tajalli, serius melaksanakan ibadah Shyiam dan segala amaliahnya, menganggap Ramadhan kali ini sebagai Ramadhan terakhir. Tahun depan belum tentu umur panjang bisa bertemu lagi, atau masih ketemu tapi udah sakit2an. Selagi diberi kesempatan oleh Allah maka pergunakanakanlah dengan sebaik2nya. Jangan sampai Ramadhan berlalu begitu saja. Seperti Nabi SAW pernah bersabda: Sungguh banyak orang yang puasa, akan tetapi mereka tidak mendapat apa2 melainkan lapar dan dahaga saja. Ada 4 (empat) hal yang menghilangkan pahala ibadah puasa:
3.1. Berbohong, lain kata dengan perbuatan, mengada2, curang dan sejenisnya.
3.2. Gosip/Ghibah, membicarakan aib orang lain. Kalau bisa jangan nonton infotainment selama bulan Ramadhan dan forever selamanya, karena isinya berita kehidupan dan rumah tangga para selebriti yang merupakan aib mereka.
3.3. Namimah, jangan mengadu domba orang seorang dengan orang lain atau antar kelompok maupun golongan.
3.4. Syahwat, berupaya sekuat tenaga mengendalikan hawa nafsu yang pantang kerendahan. Jaga pandangan mata jangan sampai melihat aurat orang lain, ser2an, wah2an. Lihat yang pertama rezki dari Allah, Alhamdulillah, lihat yang kedua dosa, Nauzubillah.
Sejogyanya 4 hal yang menghilangkan pahala ibadah puasa diatas agar tidak dilakuakan selama bulan Ramadahn maupun diluar bulan Ramadhan.

Wassalam,
Teriring salam hangat untuk teman temin semua, selamat menunaikan ibadah puasa
Ramadhan 1436 H, mohon maaf bila ada kesalahan baik sengaja maupun tidak
sengaja. Semoga kita mencapai derajat Taqwa. Laallakum tattaquun. Amien

Friday, May 2, 2014

Mukaddimah

Alhamdulillah,
Segala puja dan puji hanya untuk Allah SWT yang nikmat dan karunia Nya tidak tebilang dan salawat serta salam untuk junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
Kalau kita renungkan dan kita hitung2 maka nikmat dan karunia Allah itu sangatlah banyak dan tidak akan sanggup kita menghitungnya karena saking banyaknya, mulai dari bangun tidur sampai kita tidur kembali begitu banyak nikmat yang kita terima baik yang melekat di diri kita sendiri maupun dialam sekitar kita, terutama nikmat Iman dan Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
Karenaya sangat pantas kita manusia ini bersyukur kepada Allah, seperti dijelaskan Alah dan Rasulnya pada ayat dan Hadist berikut:

Allah subhanahu wataala berfirman :

QS. Ibrahim 14:7






"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih" (QS. Ibrahim 14:7)

Dan dalam Kisah Rasulullah salallahu 'alaihi wasallam :

"Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim berkata, telah menceritakan kepada kami Mis'ar dari Ziyad berkata; aku mendengar Al Mughirah radliallahu 'anhu berkata; "Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bangun untuk mendirikan shalat (malam) hingga tampak bengkak pada kaki atau betis, Beliau dimintai keterangan tentangnya. Maka Beliau menjawab: "Apakah memang tidak sepatutnya aku menjadi hamba yang bersyukur?" (HR. Bukhari No. 1062 & HR. Muslim 5044).

Para ulama mengemukakan tiga cara bersyukur kepada Allah:
Pertama, bersyukur dengan hati. Syukur dengan hati dilakukan dengan menyadari sepenuhnya bahwa nikmat yang diperoleh adalah semata-mata karena anugerah dan kemurahan Ilahi. Syukur dengan hati mengantar manusia untuk menerima anugerah dengan penuh kerelaan tanpa menggerutu dan keberatan betapapun kecilnya nikmat tersebut. Syukur ini juga mengharuskan yang bersyukur menyadari betapa besar kemurahan, dan kasih sayang Ilahi sehingga terlontar dari lidahnya pujian kepada-Nya.
Seorang yang bersyukur dengan hatinya saat ditimpa mala petaka pun, boleh jadi dapat memuji Tuhan, bukan atas malapetaka itu, tetapi karena terbayang olehnya bahwa yang dialaminya pasti lebih kecil dari kemungkinan lain yang dapat terjadi.
Kedua, bersyukur dengan ucapan. Syukur dengan ucapan adalah mengakui dengan ucapan bahwa sumber nikmat adalah Allah sambil memuji-Nya. Al-Quran mengajarkan agar pujian kepada Allah disampaikan dengan redaksi "al-hamdulillah."
Hamd (pujian) disampaikan secara lisan kepada yang dipuji, walaupun ia tidak memberi apa pun baik kepada si pemuji maupun kepada yang lain. Kata "al" pada "al-hamdulillah" oleh pakar-pakar bahasa disebut al lil-istighraq, yakni mengandung arti "keseluruhan".
Sehingga kata "al-hamdu" yang ditujukan kepada Allah mengandung arti bahwa yang paling berhak menerima segala pujian adalah Allah Swt., bahkan seluruh pujian harus tertuju dan bermuara kepada-Nya.
Ketiga, bersyukur dengan perbuatan, yang biasanya dilakukan anggota tubuh. Tubuh yang diberikan Allah kepada manusia sebaiknya dipergunakan untuk hal-hal yang positif. Menurut Imam al-Ghazali, ada tujuh anggota tubuh yang harus dimaksimalkan untuk bersyukur, antara lain: mata, telinga, lidah, tangan, perut, kemaluan, dan kaki. 
Seluruh anggota ini diciptakan Allah sebagai nikmat-Nya untuk kita. Lidah, misalnya, hanya untuk mengeluarkan kata-kata yang baik, berzikir, dan mengungkapkan nikmat yang kita rasakan. Allah berfirman, ”Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).” (QS Aldhuha [93]: 11).
Dari penjelasan di atas, jelaslah bahwa hakikat syukur adalah menggunakan nikmat yang dikaruniakan oleh Allah untuk berbuat kebaikan dan ketaatan guna mendekatkan diri kepada-Nya.

Kita juga harus memahami bahwa semua nikmat yang kita peroleh adalah karunia Allah dan hanya merupakan titipan. Allah lah pemilik sejati dari semua nikmat itu. Karena statusnya hanya titipan, sudah sepatutnya kita menggunakan titipan itu sesuai kemauan yang menitipkannya  kepada kita.

(dari berbagai sumber)


7 Upaya Menggalakkan Perekonomian Kita

Telah sama kita ketahui bahwa dewasa ini negara kita menghadapi penurunan pertumbuhan perekonomian yang tercermin dari melemahnya nilai ...